Materi Angka Penting dan Soal Pembahasan
NAMA
: NURUL AMALIA ARIS
NIM
: H0417010
KELAS
: FISIKA B 2017
Mata Kuliah : Pengantar Lab
Materi Angka Penting dan Soal Pembahasan
Pengertian Angka Penting
Dalam kegiatan pengukuran seperti
misalnya saat mengukur panjang suatu benda dengan menggunakan mistar/penggaris,
Anda akan menemui hasil yang tidak selalu bilangan bulat, melainkan bilangan
pecahan desimal seperti 2,5 cm, 5,2 cm, 10,45 cm dan
sebagainya. Di dalam fisika, bilangan-bilangan tersebut merupakan Angka
Penting. Lalu apakah yang dimaksud dengan angka penting?
Angka
Penting atau dalam istilah asing disebut Significant Figures adalah
semua angka yang diperoleh dari hasil pengukuran.
|
Angka
penting terdiri dari angka pasti dan angka taksiran.
Angka pasti adalah angka yang dapat dilihat atau dibaca pada
skala alat ukur, sedangkan angka taksiran adalah angka yang tidak dapat
dilihat atau dibaca pada skala alat ukur. Angka taksiran ini merupakan
angka ketelitian alat ukur yang digunakan yang diperoleh dari ½ x skala
terkecil alat ukur tersebut.
Berikut ini adalah
contoh angka penting hasil pengukuran besaran panjang
Dari
contoh pengukuran di atas, angka 2,5 cm adalah angka pasti
(terbaca oleh skala alat ukur), 0,5 mm adalah angka taksiran
(tidak terbaca skala oleh skala alat ukur) dan hasil pengukuran (angka pasti +
angka taksiran) 2,55 cm adalah angka penting. Jadi dalam hal
ini jumlah angka penting ada 3.
Aturan Angka Penting
Dalam
penulisan hasil pengukuran, aturan-aturan yang harus diperhatikan. Berikut ini
adalah aturan penulisan angka penting dalam fisika.
1. Semua
angka bukan nol adalah AP.
Contoh: Angka 343245 memiliki enam AP.
2. Angka
nol di belakang angka bukan nol adalah bukan angka penting, kecuali diberi
tanda khusus misal garis bawah.
Contoh:
a. Angka 120 memiliki dua AP yaitu 1 dan 2.
b. Angka 40700 memiliki tiga AP yaitu 4, 0 dan 7.
3. Angka
nol yang terletak di antara dua angka bukan nol adalah angka penting.
Angka 40700 memiliki tiga AP yaitu 4, 0 dan 7.
4. Angka
nol di depan angka bukan nol adalah bukan AP.
Angka 0,0065 memiliki dua AP yaitu 6 dan 5.
5. Angka
nol di belakang tanda desimal dan mengikuti angka bukan nol adalah AP.
Angka 5,600 memiliki empat AP yaitu 5, 6, 0 dan 0.
Analisis hasil
pengukuran selalu melibatkan perhitungan matematika atau operasi hitung. Ada
beberapa hal yang diperhatikan saat melakukan operasi hitung dengan significant figures. Pada bagian ini akan dibahas
beberapa aturan dalam perhitungan angka penting.
Operasi Hitung Significant Figures
A. Pembulatan
Aturan dalam pembulatan angka penting adalah sebagai
berikut.
1. Angka lebih dari 5 dibulatkan ke atas dan
angka kurang dari 5 dihilangkan.
Contoh:
a. 246,86 dibulatkan menjadi 246,9
b. 416,64 dibulatkan menjadi 416,6
2. Apabila tepat angka 5, dibulatkan ke atas
jika angka sebelumnya angka ganjil, dan dihilangkan jika angka sebelumnya angka
genap.
Contoh:
a. 246,65 dibulatkan menjadi 246,6
b. 326,55 dibulatkan menjadi 326,6.
B. Penjumlahan & Pengurangan
Operasi pengurangan & penjumlahan angka penting mengikuti
aturan sebagai berikut: Penulisan hasil operasi penjumlahan & pengurangan
hanya boleh memiliki satu angka ragu-ragu / taksiran / angka tak pasti.
Contohnya : 12 cm (2 adalah angka tak pasti) + 2,85 cm (5 angka
tak pasti) = 14,85 ( 4 dan 5 adalah Angka tak pasti) kemudian, dibulatkan agar
hanya ada 1 angka tak pasti, menjadi 15.
C. Perkalian & Pembagian
Operasi perkalian dan pembagian
mengikuti aturan sebagai berikut.
- Jumlah angka
penting pada hasil akhir harus mengikuti jumlah AP yang paling sedikit.
- Untuk
perkalian dan pembagian angka penting dengan angka eksak, hasil akhir
mengikuti jumlah AP tersebut.
Contohnya : 125 cm (3 AP) dikalikan 10 (1 AP) = 1250,
karena masih ada 3 AP, maka harus dijadikan 1 AP saja. Sehingga hasilnya
menjadi 1000 (1 angka penting).
Contoh Soal & Pembahasan
Berikut
contoh soal angka penting yang melibatkan perhitungan.
- Berikut
bilangan yang hanya terdiri dari dua angka penting adalah… .
a. 0,00021
b. 120,01
c. 13,00
d. 3,0
e. 10
Jawaban:
A dan D
Perhatikan aturan significant figures nomer 4 dan 5.
Aturan ke 4
Angka nol di depan angka bukan nol adalah bukan AP.
Sehingga 0,00021 hanya terdiri dari dua AP.
Aturan ke 5
Angka nol di belakang tanda desimal dan mengikuti angka bukan nol adalah AP.
Sehingga bilangan 3,0 teridiri dari 2 angka penting.
- Berikut
bilangan yang hanya terdiri dari 4 angka penting adalah….
a. 0,00021
b. 120,01
c. 13,00
d. 3,0
e. 10
Jawaban:
D
Perhatikan aturan significant figures nomer 5. Angka nol di
belakang tanda desimal dan mengikuti angka bukan nol adalah AP. Sehingga
bilangan 13,00 teridiri dari 4 AP.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar